Siapa Sangka Bola Untuk Piala Dunia 2022 Berasal Dari Indonesia, Baca Sampai Tuntas !

- Minggu, 19 Juni 2022 | 18:38 WIB
Wujud bola resmi piala dunia 2022 Qatar buatan Indonesia (Instagram @piala_dunia_2022)
Wujud bola resmi piala dunia 2022 Qatar buatan Indonesia (Instagram @piala_dunia_2022)

CIAYUMAJAKUNING.ID - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku bangga Provinsi Jawa Timur bisa turut berkontribusi dalam gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar. Bahkan, kata Khofifah, Jawa Timur berperan penting dalam setiap pertandingan di ajang olahraga terakbar itu.

Bukan tanpa sebab, bola resmi Piala Dunia 2022 yang diberi nama "Al Rihla", merupakan produksi Kabupaten Madiun melalui PT Global Way Indonesia (GWI). Adidas mempercayakan pembuatan bola resmi Piala Dunia kepada pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Pilangkenceng, Kec. Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

"Semoga di Piala Dunia selanjutnya, bukan cuma bola, tapi Timnas Indonesia juga bisa berlaga. Aamiin ya rabbal alamin," kata Gubernur Khofifah saat melepas 50.000 buah bola piala dunia ke lima negara tertulis, Minggu (19/6/2022).

Baca Juga: Sosialisasikan Tahapan Pemilu 2024, Legislator Cirebon Junaedi Fokuskan Pengumpulan KTA

Adapun tujuan ekspor bola produksi PT. Global Way Indonesia (GWI) tersebut yakni Uni Emirat Arab, Jerman, Inggris, Amerika Serikat dan Brazil. Kapasitas produksi pabrik tersebut mencapai 1 juta bola dalam setahunnya.

Khofifah berharap capaian tersebut bisa menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di seluruh Jawa Timur serta menjadi referensi dan gravitasi bagi sektor industri lainnya. Terlebih saat ini Jawa Timur tengah gencar memacu kebangkitan ekonomi yang sempat terkontraksi akibat Pandemi Covid-19.

"Terima kasih karena saya diberi kesempatan untuk menyaksikan bahwa dari kampung pesilat kabupaten Madiun ini melalui Global Way Indonesia telah diberi kepercayaan oleh Adidas untuk menyiapkan bola pada FIFA World Cup 2022 di Qatar. Ini kesempatan luar biasa," kata Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Selama Beberapa Pekan Ciro Alves Absen, Ternyata Ini Sebabnya !

"Produksi GWI seratus persen export. Mudah-mudahan bisa menjadi bagian dari pengungkit perumbuhan ekonomi di Madiun serta Jawa Timur ," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Devteo Mahardika Prakoso

Tags

Terkini

X