Keterbatasan Pada Fisik Tak Menyulutkan Semangat Sudirman Dalam Menjalankan Ibadah Haji

- Jumat, 17 Juni 2022 | 08:00 WIB
Ilustrasi ibadah haji (Ciayumajakuning.id)
Ilustrasi ibadah haji (Ciayumajakuning.id)

CIAYUMAJAKUNING.ID - Menunaikan ibadah haji merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Ini juga menjadi impian sebagian besar umat islam, tak terkecuali bagi Sudirman. Pria kelahiran Makassar 37 tahun lalu ini, telah lama bertekad untuk meraih keberkahan Ilahi beribadah haji ke tanah suci.

Tekad ini tak meluntur di tengah keterbatasan fisik yang ia miiliki. Ya, Sudirman memang memiliki kondisi fisik yang berbeda dari pria seusianya. Ia memiliki kelainan fisik yang biasa dikenal dengan dwarfisme.

"Insya Allah saya siap melaksanakan ibadah haji. Memang badanku tidak sempurna seperti Ucok Baba kodong, tapi yakinka Allah akan melindungiku,", ucap Sudirman saat ditemui di Aula Arafah Asrama Haji Makassar, Kamis (16/6/2022).

Baca Juga: Pertadingan Terakhir David Da Silva Satu-Satunya Pemain Persib Yang Berhasil Jebol Gawang Persebaya

Beberapa literatur menyebutkan bahwa dwarfisme adalah kelainan yang menyebabkan tinggi penderitanya di bawah tinggi rata-rata. Para ahli mendefinisikan dwarfisme sebagai tinggi badan pada orang dewasa yang tidak lebih dari 147 cm. Akan tetapi, penderita dwarfisme umumnya hanya memiliki tinggi sekitar 120 cm.

Meskipun memiliki kelainan dwarfisme, kondisi fisik Sudirman secara umum baik sehingga dapat memenuhi syarat istitha’ah untuk berhaji. Sudirman saat ini tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Makassar. Rencananya, bersama dengan 208 jemaah haji dari Kota Makassar, Sudirman akan diberangkatkan ke tanah suci pada Jumat, 17 Juni 2022, pukul 00:30 WITA.

“InsyaAllah tidak ada kekhawatiran saya untuk berhaji. Yakin Allah yang akan beri kekuatan,” ujar pria yang juga dikenal sebagai pengusaha counter HP di Makassar dan Malili Luwu Timur ini.

Baca Juga: Besok ! Persib Bandung Janjikan Main Ngotot Saat Lawan Persebaya Surabaya

Bapak dari dua anak ini mengisahkan bahwa ia berangkat haji setelah menunggu 12 tahun lamanya. Semestinya ia akan berangkat bersama sang ibunda. “Namun, karena tahun ini ada ketentuan pembatasan usia maksimal 65 tahun, ibu batal berangkat. Mohon doanya,” pinta Sudirnan.

Halaman:

Editor: Devteo Mahardika Prakoso

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Skuter Listrik Permudah Jamaah Haji Lakukan Tawaf

Selasa, 28 Juni 2022 | 20:54 WIB
X