• Senin, 23 Mei 2022

Kapolri Minta Penanganan Kasus Amak Santi Harus Berkeadilan

- Minggu, 17 April 2022 | 03:52 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Instagram.com/@kepalakepolisian_ri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Instagram.com/@kepalakepolisian_ri.

CIAYUMAJAKUNING.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat suara terkait kasus yang menimpa Murtede alias Amak Santi yang ditetapkan sebagai tersangka usai membunuh 2 begal di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Jenderal Sigit mengatakan, Kapolda NTB telah melaksanakan gelar perkara ulang terkait kasus Amak Santi dan dalam waktu dekat akan diumumkan hasil gelar perkara tersebut.

“Kapolda NTB telah melaksanakan gelar perkara dan akan segera melakukan press release terkait perkara sdr. Amak Santi,” kata Sigit lewat akun Instagram resminya @listyosigitprabowo, Sabtu (16/4/2022).

Baca Juga: Rupbasan Kelas I Cirebon Sosialisasikan Pengenalan Tugas dan Fungsinya Kepada Mahasiswa Fakultas Hukum UMC

Sigit meminta gelar perkara tersebut harus memberi kepastian hukum terhadap masyarakat sehingga rasa keadilan betul-betul tercipta.

“Untuk memberikan kepastian hukum dengan memegang teguh asas proporsional, legalitas, akuntabilitas, sehingga rasa keadilan dan kemanfaatan hukum betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujar Sigit.

Amak Santi (34) masih berstatus tersangka dengan dugaan penganiayaan dan pembunuhan usai membunuh dua begal di Jalan Desa Ganti, Lombok.

Baca Juga: Jawab Keresahan Soal Sampah, MIS Foundation Launching Pilot Project Desa Bebas Sampah

Jeratan Pasal 338 jo Pasal 351 Ayat (3) KUHP masih disematkan ke dirinya. Polisi hanya menangguhkan penahanannya, tidak menghilangkan pasal pembunuhan itu. ***

Halaman:

Editor: Devteo Mahardika Prakoso

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengalaman Mudik Aman dan Seru Dengan Smartfren

Jumat, 13 Mei 2022 | 18:27 WIB

Pemudik Asal Jawa Tengah Diminta Mudik Lebih Awal

Sabtu, 23 April 2022 | 20:57 WIB
X