• Senin, 23 Mei 2022

BLT Minyak Goreng Hanya Dinikmati Oleh Pengusaha MGS

- Selasa, 12 April 2022 | 21:11 WIB
Gubernur Ridwan Kamil saat sidak memantau pasokan dan harga minyak goreng curah di Kota Bandung (Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Ridwan Kamil saat sidak memantau pasokan dan harga minyak goreng curah di Kota Bandung (Humas Pemprov Jabar)

CIAYUMAJAKUNING.ID - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menegaskan, meski program bantuan langsung tunai (BLT) dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat, tapi pemerintah jangan lalai menuntaskan akar masalah sebenarnya, perbaiki tata kelola Minyak Goreng Sawit (MGS). Hal tersebut diungkapkannya menanggapi program BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang diluncurkan pemerintah baru-baru ini. 

Ia mengakui program ini pasti disambut baik dan dinanti masyarakat kecil. Apalagi, selain minyak goreng, harga-harga bahan kebutuhan pokok yang lain seperti gula, kedelai, daging, dan lain-lain juga sudah merambat naik. Namun tentunya pemerintah tidak boleh mengandalkan program jangka pendek semacam ini. 

Pemerintah tetap harus fokus menyelesaikan akar masalah sebenarnya agar kelangkaan dan kemahalan MGS tidak terjadi lagi di kemudian hari. “Akar masalah saat ini sebenarnya adalah tata kelola minyak goreng sawit yang oligopolistik sehingga pasokan dan harganya dikuasai oleh segelintir pengusaha,”ungkap Mulyanto, Selasa (12/4/2022). 

Baca Juga: Tanda Pemilu 2024 Tak Ditunda, Jokowi Lantik Anggota KPU dan Bawaslu 2022-2027

Sejatinya, lanjut Mulyanto, Program BLT ini dapat dibaca sebagai teguran kepada Menteri Perindustrian yang hingga hari ini atau hampir satu bulan, namun belum mampu juga menurunkan harga minyak goreng sawit (MGS) curah seharga HET sebesar Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kg sebagaimana yang dijanjikan sebelumnya. 

Data hari ini menurut Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS nasional) harga rata-rata MGS curah masih bertengger di angka Rp. 19.950 per kg.

Politisi dari Fraksi PKS ini menilai kalau harga MGS curah sudah mencapai HET (Harga eceran terendah), tentu Pemerintah tidak harus bersusah-payah mengucurkan program BLT minyak goreng ini.

Baca Juga: Dikonsumsi Kalangan Atas, Harga Pertamax Naik Kok Demo?

Dalam sudut pandang lain, selama harga MGS curah ini masih di atas HET, sebenarnya BLT tersebut lebih dinikmati oleh pengusaha MGS ketimbang rakyat kecil. Karena dalam praktiknya, selisih antara harga jual dengan HET MGS tersebut langsung ditutup oleh dana BLT tersebut. Uang yang diterima rakyat kecil dari BLT ini sebenarnya cuma “numpang lewat” saja. Untuk selanjutnya uang tersebut masuk ke kantong pengusaha MGS.

Halaman:

Editor: Devteo Mahardika Prakoso

Tags

Terkini

Pengalaman Mudik Aman dan Seru Dengan Smartfren

Jumat, 13 Mei 2022 | 18:27 WIB

Pemudik Asal Jawa Tengah Diminta Mudik Lebih Awal

Sabtu, 23 April 2022 | 20:57 WIB
X