• Senin, 23 Mei 2022

Pemerintah Sudah Siapkan Rp 8,8 Triliun Untuk BSU, Sudahkah Punya BPJS Ketenagakerjaan ?

- Kamis, 7 April 2022 | 02:15 WIB
Ilustrasi keuangan (Pixabay/stevepb)
Ilustrasi keuangan (Pixabay/stevepb)

CIAYUMAJAKUNING.ID - Dalam rangka memberikan perlindungan bagi para pekerja/buruh, serta mengakselerasi pemulihan ekonomi, Pemerintah kembali mengucurkan Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah (BSU) bagi pekerja/buruh di tahun 2022. 

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, menyatakan bahwa tren kasus positif maupun angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan secara signifikan. Meski demikian, dampak ekonomi dari pandemi masih terasa. 

Selain itu, adanya konflik antara Rusia dan Ukraina, serta dinamika politik global tidak dapat dipungkiri telah menekan laju pemulihan ekonomi global serta berimbas pada inflasi global.

Baca Juga: Catat Baik-Baik Berikut Jadwal Cuti Bersama Idul Fitri 2022

Kenaikan harga-harga komoditas dan energi tentu memberikan tekanan bagi pemulihan ekonomi nasional. Di mana hal tersebut sangat berpengaruh pada kondisi ketenagakerjaan. 

"Oleh karena itu, tujuan dari BSU ini selain melindungi dan mempertahankan kemampuan ekonomi pekerja/buruh, juga diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat sehingga mengungkit pertumbuhan ekonomi," kata Menaker Ida Fauziyah di Jakarta Selatan, Rabu (6/04/2022). 

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan telah mengelola BSU pada 2020 dan 2021 dengan beberapa ketentuan kriteria penerima dan jumlah bantuan yang diberikan. BSU 2020 difokuskan pada pekerja/buruh yang memiliki upah di bawah Rp5 juta. Pada 2021, BSU menyasar pekerja/buruh yang terdampak kebijakan PPKM level 3 dan 4, serta memiliki upah di bawah Rp3,5 juta, atau jika daerah tersebut upah minimum nya lebih dari Rp3,5 juta maka menggunakan batasan upah minimum yang berlaku. 

Baca Juga: Marshel Widianto Mengakui Telah Beli Video Syur Dea Onlyfans

Adapun di tahun 2022 ini, jelas Menaker, kriteria penerima BSU sementara didesain untuk pekerja/buruh yang memiliki upah di bawah Rp3,5 juta. Basis data penerima BSU juga masih menggunakan data pekerja/buruh peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Halaman:

Editor: Devteo Mahardika Prakoso

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengalaman Mudik Aman dan Seru Dengan Smartfren

Jumat, 13 Mei 2022 | 18:27 WIB

Pemudik Asal Jawa Tengah Diminta Mudik Lebih Awal

Sabtu, 23 April 2022 | 20:57 WIB
X