Bangkitkan UMKM yang Sempat Terpuruk Akibat Pandemi, Kemkominfo Gelar DEA 2022

- Selasa, 7 Juni 2022 | 14:30 WIB
Peserta UMKM dari Indramayu ikuti program DEA dari Kemkominfo. (indramayukab.go.id)
Peserta UMKM dari Indramayu ikuti program DEA dari Kemkominfo. (indramayukab.go.id)



CIAYUMAJAKUNING.ID - Untuk kali ketiga sejak 2020, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo RI) kembali menggelar Digital Entrepreneurship Academy (DEA).

Program DEA kali ini dipusatkan di Hotel Prima Cirebon dan dilaksanakan selama dua hari sejak 31 Mei - 1 Juni lalu dengan peserta dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu.

Program DEA bertujuan meningkatkan jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdigitalisasi dan upskilling (peningkatan kapasitas keterampilan) pelaku wirausaha digital (digipreneur).

Baca Juga: Transaski 24 UMKM Binaan Pertamina Tembus Rp 4 Miliar Pada Gelaran Inacraft 2022

Di tahun 2021 lalu, program DEA mengambil tema #BangkitDiMasaPandemi yaitu untuk membantu UMKM yang terdampak dalam hal pelatihan berjualan secara digital.

Sementara di tahun 2022, DEA mengambil tema #PulihBersama untuk membantu UMKM agar usahanya sempat terpuruk karena pandemi untuk segera pulih dengan pelatihan kewirausahaan digital.

Kemkominfo RI menetapkan target peserta yang dilatih pada tahun ini sejumlah 60 ribu orang.

Baca Juga: Produk UMKM Jawa Barat Jadi Souvenir G20

Sasarannya yakni mencetak pewirausaha digital baru, upskilling pewirausaha digital maju dan pengembangan kewirausahaan digital di desa yang inklusif.

Dalam progam DEA ini para pelaku UMKM, di berikan training langsung oleh ahlinya terkait pengolahan keuangan digital.

Kepala Badan Litbang Kemkominfo RI, Harry Budhiarto dalam sambutannya memaparkan tujuan dari program ini yaitu, menyiapkan SDM yang unggul guna mempercepat transformasi digital bidang kewirausahaan dalam rangka meningkatkan ekonomi digital yang sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Puluhan UMKM Binaan Pertamina Mejeng di MotoGP Mandalika

“Diharapkan para peserta nantinya dapat menjadi pelaku UMKM yang maju terutama dalam pengelolaan keuangan secara digital,” ujarnya, Minggu (05/06).

Tampil sebagai pemateri dalam acara ini Dosen Ekonomi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Myra Nurfitrya, yang juga merupakan seorang praktisi UMKM.

Myra memaparkan 3 hal penting yaitu sistem keuangan digital UMKM, Empat Metode Untuk UMKM menggunakan analisis SWOT, dan Belajar HPP (Harga Pokok Produksi) untuk UMKM. ***

Editor: Noer Panji Prayitno

Tags

Terkini

Usaha Anda Ingin 'Go Digital'? Ini Dia Tipsnya!

Selasa, 28 Juni 2022 | 10:20 WIB
X