Kondisi Hutan Mangrove di Pesisir Pantura Jawa Barat 90 Persen Rusak

- Rabu, 22 Juni 2022 | 12:45 WIB
Hutan mangrove di Cirebon (IG @endangsippith)
Hutan mangrove di Cirebon (IG @endangsippith)

CIAYUMAJAKUNING.ID - Sebanyak 90% dari 43 ribu hektare atau sekitar 38.700 hektare hutan mangrove yang berada di pesisir Pantai Utara (pantura) Jawa Barat (Jabar) dalam keadaan rusak.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar Prima Mayaningtyas.

"Itu ada di wilayah Indramayu, Subang, Karawang dan Cirebon," kata Prima Mayaningtyas usai membuka acara Forum Group Discussion Restorasi Mangrove di Pesisir Utara, di Kota Bandung, Selasa (21/06).

Baca Juga: Ratusan Mangrove Ditanam Polresta Cirebon Guna Menjaga Lingkungan Pesisir

Ia menuturkan kerusakan mangrove menandakan jika perubahan iklim sudah terjadi dan indikatornya sudah sangat terlihat.

"Kita tahu iklim berubah dan ada lima sektor emisi yang membuat gas emisi rumah kaca kita, semakin besar ke bumi ini. Akan ada perubahan iklim yang besar baik dari sisi energi pertanian, kehutanan hingga limbah domestik," kata Prima.

Pihaknya kemudian mengambil satu contoh yakni dari aspek tutupan lahan. Pada saat ini kerusakan tidak hanya di hutan yang ada di pegunungan namun juga mangrove, banyak yang kondisinya rusak.

Baca Juga: Kembangkan Eco Tourism 57 Ribu Mangrove Ditanam di Desa Ambulu Losari

"Karena efek dari gas rumah kaca yang membuat permukaan air menjadi tinggi dan pumping yang kita ambil dari air bawah tanah semakin tinggi. Sehingga green belt mangrove tak lagi bisa menahan akar disamping eksploitasi juga terjadi di wilayah mangrove," kata Prima.

Halaman:

Editor: Noer Panji Prayitno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X