Undang Habib Luthfi, PCNU Cirebon Gelar Pengajian Akbar di Kecamatan Ciledug

- Senin, 20 Juni 2022 | 07:50 WIB
Posterpengajian akbar di Kecamatan Ciledug (ciayumajakuning.id)
Posterpengajian akbar di Kecamatan Ciledug (ciayumajakuning.id)

CIAYUMAJAKUNING.ID - Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon bekerja sama dengan Majelis Cirebon Timur Bersholawat (MCTB) bakal menggelar pengajian akbar dengan mengundang Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya.

Hal itu diketahui usai sebuah poster yang memuat kegiatan tersebut beredar luas di media sosial.

"Hadirilah.....!!! Pengajian Akbar," demikian kalimat pembuka dalam poster tersebut seperti yang diterima redaksi ciayumajakuning.id lewat pesan whatsapp, Jumat (10/06).

Baca Juga: Mengenal Habib Toha, Pejuang Islam Dari Ciledug Cirebon Buyut Habib Lutfi

Tak ketinggalan, di sisi kanan dan kiri kalimat pada poster tersebut terpampang logo NU dan MCTB.

Poster pengajian akbar yang bertajuk 'Gema Kebangsaan untuk Negeri' itu berlatar belakang bendera merah putih yang dibubuhi logo NU.

Rencananya acara bakal digelar Sabtu malam Minggu (25/06) pukul 20.00 wib di Bunderan Tugu Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon.

Baca Juga: Tiba di Tanah Air, Ridwan Kamil Gelar Pengajian Keluarga untuk Eril

Foto bergambar Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya menggunakan ikat kepala berwarna merah dan putih lengkap dengan ciri khasnya yakni berpakaian serba putih tengah mengepalkan tangan di dada menghiasi poster tersebut.

Tak lupa, dalam poster tersebut mengingatkan kepada jemaah yang akan hadir dalam pengajian akbar untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Saat dikonfirmasi, menurut salah satu panitia yang juga pengurus PCNU Kabupaten Cirebon Indra Nurrasyid mengatakan, kegiatan pengajian tersebut menelan biaya puluhan juta rupiah.

Baca Juga: Cucu Pendiri NU: Kang Emil Tak Boleh Berduka Berlebihan Sebab Eril Wafatnya Syahid Ukhrowi

"Untuk posisi panggung rencananya akan menghadap ke arah timur dan berada tepat di depan Balai Desa Leweunggajah," ucapnya kepada ciayumajakuning.id, Senin (14/06).

Indra beralasan, hal tersebut dilakukan agar ruang untuk parkir jemaah tersedia lebih luas.

"Supaya lahan parkir bisa menyebar dan akan mengundang lebih banyak jemaah untuk hadir," ujarnya. ***

Editor: Noer Panji Prayitno

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X