Wabah PMK di Kabupaten Kuningan Kian Meluas, Warga Diimbau Selektif Konsumsi Daging

- Kamis, 16 Juni 2022 | 12:10 WIB
Seorang dokter hewan saat memeriksa kondisi mulut sapi. (ciayumajakuning.id)
Seorang dokter hewan saat memeriksa kondisi mulut sapi. (ciayumajakuning.id)

CIAYUMAJAKUNING.ID – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan masih menyerang Kabupaten Kuningan utamanya sapi. Namun demikian, menurut Sekda Kabupaten Kuningan Dian Rachmat Yanuar, virus PMK pada hewan ternak tidak menular ke manusia.

“Oleh karena itu, konsumsi daging pun masih aman,” terang Sekda Dian yang juga Ketua Satgas Pengendalian dan Penanggulangan PMK Kabupaten Kuningan usai Rapat Koordinasi (Rakor) PMK dengan seluruh Kabupaten/kota PMK bersama Sekda Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (14/06) di Bandung.

Namun, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap selektif dalam mengonsumsi daging.

Baca Juga: Menjelang Idul Adha 685 Sapi di Cirebon Terjangkit PMK dan Miris Kosongnya Stok Obat

Pasalnya, tidak semua bagian dari tubuh hewan ternak bisa dikonsumsi dengan aman.

Selain daging, untuk konsumsi susu sapi atau produk olahannya aman.

“Yang penting, pastikan produk tersebut telah melalui proses pengolahan dengan baik dan terjamin kualitasnya,” papar Sekda Dian.

Baca Juga: Cegah Wabah PMK, Pemkot Cirebon Minta Masyarakat Masak Olahan Daging Dengan Benar

Terkait langkah pengendalian dan penanggulangan PMK di wilayahnya, menurut dia, sudah dilakukan sosialisasi terhadap seluruh stakeholder peternak, pedagang ternak, koperasi dan lainnya serta lockdown di wilayah sapi perah dengan potensi ternak yang tinggi.

Halaman:

Editor: Noer Panji Prayitno

Tags

Terkini

X