Diklat PKA Selenggarakan Wawasan Nusantara dan Kepemimpinan Pancasila

- Minggu, 12 Juni 2022 | 11:02 WIB
PKASN foto bersama seusai laksanakan pendidijan pancasila (Ciayumajakuning.id)
PKASN foto bersama seusai laksanakan pendidijan pancasila (Ciayumajakuning.id)

CIAYUMAJAKUNING.ID - Perkembangan zaman dan tantangan global kedepan dibutuhkan kepemimpinan yang berwawasan nusantara dan memiliki leadership yang mengacu nilai nilai Pancasila, hal ini dikatakan Hj Maya Damayanti S.SiT MH, di sela-sela acara Diklat Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan ke-2 diselenggarakan Sabtu 11 Juni 2022.

Maya menjelaskan, pada kesempatan ini tim kelompok 4 mendiskusikan salah satu tema yang diangkat dalam pembelajaran ini yaitu Strategi Transisi Pandemi menuju Endemi Covid 19, termasuk didalamnya bagaimana menumbuhkan semangat wawasan nusantara dan kepemimpinan Pancasila.

Menurut Maya, perkembangan kondisi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia saat sudah jauh membaik, sehingga pemerintah memutuskan untuk melakukan pelonggaran sejumlah aktivitas masyarakat dan bersiap untuk masa transisi dari pandemi ke endemi.

Baca Juga: Selama Prosesi Pemakaman Eril, Kendaraan Tak Berstiker Bakal Dilarang Masuk

Tatanan normal baru yang sudah mulai diterapkan di Indonesia merupakan langkah pemerintah untuk membuka kembali aktivitas perekonomian yang sempat terganggu akibat pandemi Covid-19. Tidak hanya dari segi ekonomi, lanjut Maya, kesehatan masyarakat juga tetap menjadi prioritas utama pemerintah dalam menghadapi new normal.

Upaya penanganan dan mitigasi yang optimal untuk mencegah penyebaran virus ini terus dilakukan,  mulai dari penerapan physical distancing, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipetakan. Terlepas dari berbagai pilihan kebijakan, pada akhirnya membuat pemerintah memahami penerapan new normal sebagai respon praktis terhadap bertahannya Covid-19.

"Faktor penting dalam strategi transisi menuju pandemi ke endemi yaitu pemberian vaksinasi baik dosis primer maupun dosis lanjutan atau booster pada semua sasaran secara bertahap," kata Maya.

Baca Juga: 150 Aparat Gabungan Bakal Amankan Proses Pemakaman Eril

Lebih jauh Maya menegaskan, Tatanan normal baru sejatinya menekankan pada dua perspektif, yaitu produktif, dimana masyarakat dapat kembali beraktivitas dan menjalankan usahanya sehingga perekonomian dapat bertumbuh kembali. Serra yaitu aman dari Covid-19. Artinya kita harus senantiasa menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin dalam setiap aktivitas yang kita lakukan.

Halaman:

Editor: Devteo Mahardika Prakoso

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X