Takziah Temui Kang Emil, Bupati Acep Sebut Warga Kuningan Terus Doakan Eril

- Rabu, 8 Juni 2022 | 07:50 WIB
Bupati Acep bertakziah temi Kang Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung. (kuningankab.go.id)
Bupati Acep bertakziah temi Kang Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung. (kuningankab.go.id)


CIAYUMAJAKUNING.ID - Didampingi sang istri, Bupati Acep Purnama beserta Wakil Bupati Kuningan Ridho Sugandha yang juga didampingi istri takziah temui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Pakuan Kota Bandung. Minggu, (05/06).

Ia dan istri mengaku tak kuasa menahan haru serta mendoakan semoga almarhum Emmeril Kahn Mumtadz diampuni dosanya dan diterima amal Islam-nya.

"Saya dapat merasakan bagaimana kesedihan Pak Gubernur Ridwan Kamil dan Ibu Atalia Praratya atas kehilangan putra tercintanya," ungkap Bupati Kuningan Acep Purnama.

Baca Juga: Warga Rela Antre Temui Kang Emil Hanya untuk Ucapkan Belasungkawa

Tapi beliau (Ridwan Kamil), lanjutnya, begitu tegar dan sabar menghadapinya.

"Dalam suasana haru itu Bapak dan Ibu Ridwan Kamil menyampaikan ucapan terimakasih yang setulus-tulusnya atas perhatian dan doa yang terus menerus dipanjatkan oleh masyarakat Kabupaten Kuningan," Bupati Acep menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Acep mengatakan kepala daerah mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan menyampaikan secara langsung ucapan belasungkawa.

Baca Juga: Kisahkan Eril, Kang Emil: Kamu Niatnya Cari Ilmu, Malah Akhirnya, Kamulah yang Berikan Kami Pelajaran

"Saya bersama Pa Wabup dan atas nama masyarakat Kabupaten Kuningan menyampaikan dukacita yang mendalam. Kami mendoakan putra beliau, semoga Pak Gubernur diberikan ketabahan atas musibah ini," kata Acep.

Sementara itu, Wabup Ridho mengatakan masyarakat Kabupaten Kuningan terus mendoakan Eril saat mendapatkan kabar tentang musibah yang menimpa.

"Semoga almarhum khusnul khotimah. Kita melihat ketegaran Kang Emil dan Atalia menghadapi cobaan ini. Semoga beliau ikhlas," kata Ridho.

Baca Juga: Cucu Pendiri NU: Kang Emil Tak Boleh Berduka Berlebihan Sebab Eril Wafatnya Syahid Ukhrowi

Diketahui, Eril, sapaan akarab Emmeril Kahn Mumtadz, terbawa arus Sungai Aare di Bern, Swiss, Kamis (26/05) dan hilang saat berenang bersama adiknya.

Kini, otoritas setempat sudah mengubah status pencarian Eril yang awalnya mencari orang hilang (missing person) berubah menjadi status mencari orang yang tenggelam (drowned person) .

Eril meninggal dunia pada usia 22 tahun. Ia dilahirkan pada 25 Juni 1999 di New York, Amerika Serikat dan dinyatakan berpulang pada 26 Mei 2022 di Bern, Swiss. ***

Editor: Noer Panji Prayitno

Tags

Terkini

X