Warga Rela Antre Temui Kang Emil Hanya untuk Ucapkan Belasungkawa

- Selasa, 7 Juni 2022 | 12:20 WIB
Pria paruh baya menempelkan kertas doa untuk Eril di Gedung Pakuan, Kota Bandung. (Humas Jabar)
Pria paruh baya menempelkan kertas doa untuk Eril di Gedung Pakuan, Kota Bandung. (Humas Jabar)


CIAYUMAJAKUNING.ID - Wafatnya Emmeril Kahn Mumtadz membuat kedatangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke Kota Bandung sangat dinanti warga.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, yang tiba di Gedung Pakuan, Kota Bandung di hari kedua, menyedot perhatian baik dari warga sipil maupun pejabat untuk berbondong-bondong hendak mengucapkan belasungkawa, Sabtu (04/06).

Maklum, mereka yang datang ke Gedung Pakuan dalam sepekan kemarin, hanya dapat memantau perkembangan pencarian dan upaya yang dilakukan keluarga melalui media massa dan media sosial.

Baca Juga: Cucu Pendiri NU: Kang Emil Tak Boleh Berduka Berlebihan Sebab Eril Wafatnya Syahid Ukhrowi

Keinginan untuk mengungkapkan langsung rasa simpati dimanfaatkan warga setelah mengetahui Kang Emil dan keluarga tiba di Kota Bandung, Jumat (03/06) malam. 

Seperti halnya Anessa, anggota Paskibraka Kota Bandung memanfaatkan kesempatan takziah ke Gedung Pakuan bersama rekannya yang lain.

"Pak Gubernur merupakan alumni Paskibraka Kota Bandung. Kami selalu mendukung kebijakannya mulai dari Wali Kota dan saat ini menjadi Gubernur karena Pak Gubernur orangnya ramah dan tidak sombong. Kami senantiasa mengingat semua kebaikannya," ungkap Anessa.

Baca Juga: Takziah ke Bandung, Bupati Nina: Atas Nama Warga Indramayu, Saya Sampaikan Belasungkawa untuk Eril

Ketika mengetahui kabar hilangnya Eril di Sungai Aare turut membuat mereka bersedih dan kehilangan. 

"Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah, dan kami juga terus mendoakan ada kabar baik dari Swiss karena di sana masih ada harapan. Jangan pernah lupa, kami menyayangi dan mendukung Pak Gubernur. Semoga Allah mendengar doa kami yang sayang sama Kang Eril," ujarnya. 

Tak hanya warga Kota Bandung, simpati hadir dari luar Kota Bandung, seperti Gilang (26), warga Cilacap, Jawa Tengah.

Baca Juga: Dihubungi Wapres via Video Call, Kang Emil: di Luar Dugaan, Alhamdulillah Banyak yang Mendoakan

Gilang tak sendiri, dia mengajak rekannya yang lain, Erika (25), warga Jakarta. Mereka rela mengantre di pintu masuk Gedung Pakuan untuk bertakziah. 

"Kami ingin ikut berbela sungkawa kepada keluarga Kang Emil. Kebetulan Eril itu adik tingkat saya di ITB walaupun kami tidak saling kenal," ucap Gilang. 

Sementara Erika mengaku sangat terenyuh dengan unggahan-unggahan perjuangan Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Kamil mencari separuh jiwa mereka di Sungai Aare.

Baca Juga: Didoakan Banyak Orang, Keluarga Diharapkan Perbanyak Kisah Kebaikan Eril Semasa Hidup untuk Inspirasi

"Saya ikut merasakan duka yang dialami keluarga, meski saya juga enggak kenal, tapi kami ingin bersimpati karena saya yakin Kang Emil orang baik. Saya ikut sedih melihat informasi tentang Eril di media sosial," tuturnya. 

Pihak Gedung Pakuan memang mempersilakan warga memberikan ucapan belasungkawa langsung kepada Gubernur dan istri yang terbagi ke dalam dua sesi.

Sesi pertama untuk keluarga besar Gubernur, perangkat daerah, dan pimpinan daerah dan sesi kedua untuk ormas dan warga sipil.

Baca Juga: Azis Bersama Kepala Daerah Jawa Barat Lainnya Takziyah ke Kediaman Dinas Ridwan Kamil

Warga yang ingin berbelasungkawa nampak rela mengantre untuk mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan Gubernur.

Sebelum bertemu langsung, warga diberikan kesempatan menulis ucapan bela sungkawa pada secarik kertas warna-warni yang telah disediakan untuk ditempel di dinding salah satu ruangan di Gedung Pakuan. 

Usai bertakziah, warga yang hadir diberikan setangkai bunga mawar merah dan putih. ***

Editor: Noer Panji Prayitno

Tags

Terkini

X