• Senin, 23 Mei 2022

Mulai Muncul Hepatitis Tanpa Sebab Dinkes Minta Masyarakat Perhatikan Kebersihan

- Senin, 9 Mei 2022 | 16:48 WIB
Ilustrasi penyalit hepatitis (Pixabay/derneumann)
Ilustrasi penyalit hepatitis (Pixabay/derneumann)

CIAYUMAJAKUNING.ID - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan kejadian luar biasa terhadap penyebaran hepatitis akut berat. Meski hepatitis akut berat belum diketahui penyebabnya. Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon sudah menyiapkan untuk kewaspadaan dini terhadap hepatitis akut berat yang tidak diketahui penyebabnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dr Hj Neneng Hasanah melalui Sub Koordinator bidang Surveilans, Dendi Hamdi kepada wartawan mengatakan, untuk kewaspadaan terhadap hepatitis akut berat yang tidak diketahui penyebabnya itu pihaknya sudah membuat surat edaran ke seluruh Puskesmas dan rumah sakit se-Kabupaten Cirebon untuk kewaspadaan dini.

"Nantinya, masing-masing Fasyankes harus melaporkan dan menindaklanjuti tanda-tanda klinis yang ditemukan terkait hepatitis itu. Kemudian menindaklanjuti lagi dengan penyelidikan epidemiologinya yang dikirimkan melalui email dan WA ke kita, nanti kita forward ke Provinsi dan Pusat," kata Dendi, Senin (9/5/2022).

Baca Juga: Kontingen SEA Games Indonesia Diminta Harumkan Nama Bangsa

Untuk penegakan diagnosis, dikatakan Dendi, pihaknya belum bisa mendiagnosis penyebab awal dan menyimpulkan bahwa itu adalah hepatitis akut berat.

"Jadi pemeriksaan itu kewenangannya satu pintu di Kemenkes. Jadi kita hanya menyampaikan datanya saja, jadi istilahnya kita tidak seperti covid menentukan ini positif. Karena ini kasus baru, perlu ada satu tim ahli yang sudah dibentuk oleh Kemenkes, nanti menindaklanjuti laporan-laporan yang kita kirim," jelas Dendi.

Jadi, lebih lanjut disampaikan Dendi, yang paling utama perannya Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon adalah menyiapkan sarana prasarana terkait kesiapsiagaan itu. Kemudian yang paling penting mengedukasi masyarakat jangan panik dengan hepatitis akut yang penyebabnya tidak diketahui atau penularannya.

Baca Juga: Selama Mudik Lebaran 2022 Jumlah Angka Kecelakaan di Jabar Sebanyak 103 Kejadian

"Cara pencegahannya dan apa yang harus dilakukan kalau ada tanda-tanda itu oleh masyarakat, yang paling penting adalah pertama perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta tetap prokes 5 M. Sehingga dapat mencegah terjadinya kasus hepatitis akut berat yang belum diketahui penyebabnya tersebut," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Devteo Mahardika Prakoso

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X