• Senin, 23 Mei 2022

Sejarah Desa Islam dan Legenda Mbah Bangkul Surabaya

- Sabtu, 23 April 2022 | 17:47 WIB
Legenda Mbah Bangkul Surabaya Jawa Timur (Ciayumajakuning.id)
Legenda Mbah Bangkul Surabaya Jawa Timur (Ciayumajakuning.id)

CIAYUMAJAKUNING.ID - Menurut legenda Ki Ageng Mahmuddin atau yang umumnya dikenal sebagai Mbah Bungkul merupakan penguasa muslim salah satu daerah di Surabaya pada abad ke-14 Masehi. Dosen Departemen Ilmu Sejarah Universitas Airlangga (Unair), Adrian Perkasa, SHum MA menjelaskan bagaimana legenda atau folklore, serta prasasti meriwayatkan kisah Mbah Bungkul.

“Tidak ada sumber-sumber tertulis yang bisa dijadikan dasar rekonstruksi sejarah masa hidup Mbah Bungkul, sehingga sumber yang didapat hanya berasal dari tradisi lisan atau legenda,” jelas Adrian yang merupakan kandidat doktor di Universiteit Leiden Belanda, di Surabaya, Jumat (22/4/2022).

Menurutnya, dalam legenda tidak diketahui dengan jelas bagaimana kisah Mbah Bungkul memeluk islam dan bagaimana ia menyebarkan ajaran islam di Surabaya. Namun diketahui bahwa Mbah Bungkul mengadakan sebuah sayembara untuk mencari menantu dengan melarung buah delima.

Baca Juga: Segera Daftar ! Stasiun Prujakan Sediakan Angkut Motor Gratis

”Saat sayembara, akhirnya larung delima itu didapatkan oleh Raden Paku atau Sunan Giri, yang merupakan tokoh Wali Songo paling terkenal,” jelas Adrian.

Legenda lain juga menyebutkan bahwa Mbah Bungkul berkaitan dengan tokoh Empu Supo yang dalam tradisi legenda dikenal sebagai pembuat pusaka.

“Jika melihat para komunitas Empu pembuat keris dan pusaka yang masih ada saat ini, mereka banyak mengisbatkan ajarannya berasal dari Empu Supo,” terang Adrian.

Baca Juga: Komitmen Bupati Indramayu Lahirkan Program Perempuan Berdikari

Namun hampir seluruh daerah pesisir utara Jawa Timur menyebutkan adanya makam Empu Supo di daerahnya, seperti Lamongan dan Tuban. Sehingga belum jelas kebenaran terkait Mbah Bungkul dan Empu Supo sebagai orang yang sama.

Halaman:

Editor: Devteo Mahardika Prakoso

Tags

Terkini

X